Feature

Mengenal Lebih Dekat Musik Hard Rock

(Foto/Pinterest)

(Foto/Pinterest)

Linemusik.comHard rock (atau Heavy rock) adalah subgenre musik rock yang berakar dari aliran musik psychedelic rock dan garage rock. Ciri khas musik ini adalah penambahan efek distorsi pada suara gitar listrik, gitar bass, kibor, dan drum.

Penambahan distorsi ini dilakukan dengan bantuan pedal efek, penguat awal (preamp), penguat, atau pengeras suara.

Warna musik Hard rock sangat dipengaruhi oleh blues. Tangga nada pentatonik khas blues adalah tangga nada yang paling sering dipakai dalam hard rock.

Berbeda dari rock and roll tradisional yang mengambil unsur-unsur blues lama, hard rock memasukkan unsur-unsur blues Britania yang memakai alat musik modern, seperti: gitar listrik, drum, kibor, dan bass listrik.

Hard rock tidak terbatas hanya pada memainkan akord I, IV, dan V yang lazim pada blues dua belas birama atau blues enam belas birama, melainkan juga memainkan akord-akord yang lain, terutama akord mayor dari tangga nada minor.

Alat musik utama yang dipakai untuk memainkan hard rock adalah gitar listrik, gitar bass, dan drum. Peran gitaris sangat menentukan sewaktu memainkan hard rock.

Sebagian besar grup musik hard rock memakai dua orang gitaris: seorang memainkan gitar utama dan seorang lagi memainkan gitar ritme. Gitaris utama memainkan gitar solo, riff, dan fill.

Sementara itu, gitaris ritme berperan melengkapi permainan gitaris utama, dan memberi ritme serta harmoni bagi pemusik yang memainkan alat-alat musik lain. Pemain gitar bass memainkan jalur bass yang memberi jalur melodi, sementara pemain drum menjaga irama musik.